Buseh !
Kalo inget lagi !
Waw !
*apa sih ja?
Beh !
Posting era ini akan menguak kembali Denharrahlat Kostrad !Apa yang terjadi?
Sebombastis apa episentrum euforia tersebut ?
*Saya rada pilu...
Alah,
yaudah,
langsung ke pusat pembicaraan !
Tanggal 27 dan 28 Oktober 2010 kemarin adalah salah satu peristiwa mengglegar dalam hidup saya. Kenapa?
Hari itu,
Brak !
Sret !
*bye putih keabu-abuan...dadah....
Ya !
Hari itu saya serasa jadi sosok lain bukan saya. Padahal, saya menganggap diri saya adalah bocah tulen yang tersesat di abad 21 !
*memang sebenarnya saya dari mana?Oke, begini ceritanya,
pada hari yang bahagia itu, saya tidak lagi mengenakan seragam sekolah yang saya agung-agungkan selama ini. Itu semua karena ada PELATIHAN BELA NEGARA yang wajib diikuti oleh seluruh siswa sma. Al Azhar Syifa Budi Jakarta semester 3 dan kelas 12 !
Betapa terpukulnya hati saya, ketika melihat pantulan cermin diri saya !
" Hah !Gue jadi Marinir !
Gue jadi TNI !
TIIIDAAAAKKKKK ! "
Dalam balutan seragam bercak hijau dan coklat yang begitu
Tak sejumput pun saya sudi jadi anggota militer !
Dan, ironinya, selama 2 hari saya terbungkus seragam tersebut !
Lokasinya, di Denharrahlat Kostrad : Detasemen pelatihan dan pertahanan daerah Kostrad - kalo ga salah. Tepatnya di Karawang Jawa Barat, kecamatannya kalo ga salah Tegalwuru apa ya?
*saya ga ngapalin ! toh saya lebih baik duduk manis tak berdosa dalam bus daripada sibuk celingak-celinguk liat alamat !
Oke,
Peristiwa 1
Kejadian ini adalah awal duka cita kita. Bertempat di sekolah. Dua makhluk sesepuh yang terbungkus pakaian seperti kami sudah siap menjemput; mengantarkan kepergian kami ke haribaan bumi mereka !
Dua orang itu tak lain adalah senior TNI yang tinggal di lokasi tujuan kami.
Di iringi apel pelapasan, dua sosok itu mengatur barisan apel - suasana keganasan mulai menghampiri ! - dan salah satunya berpidato dengan 3 BAHASA !
INGGRIS; INDONESIA; ARAB !
HOW SHOCK I AM !
*apa sih ja?
Peristiwa 2
Adalah perjalan panjang menuju haribaan.
Dan daerah sekitar falhara tujuan kami :
DI SELIMUTI PEKARANGAN SAWAH SEPANJANG JALAN SERTA BUKIT-BUKIT YANG BERLOMBA MENCIUM LANGIT SETINGGI-TINGGINYA !
Peristiwa 3
Saat sampai di persimpuhan,
sambutannya adalah SENAM DI TENGAH LAPANGAN !
BERSAMA MATAHARI YANG MENERTAWAKAN !
MENGEJEK KAMI DENGAN PANASNYA YANG NAUJUBILLAH !
Dalam cobaan itu, salah satu teman saya mendapat hukuman !
Annya !
Karena ga ada topi, dia head push up 50 times !
tapi kalo ga salah cuma sampe 20 apa (?) udah di stop.
-wooww ! jantung kami semakin bergejolak ! TAKUT ! akan sadisme mereka selanjutnya !-
Peristiwa 4
Setelah senam yang dipandu oleh Pak Niko, kami kembali berkelana !
OH NO..........!!!!!!!!!!!!
MENDAKI DUA RATUS DUA PULUH LIMA ANAK TANGGA SERAYA BERNYANYI ! ! ! ! ! ! !
HOW NUTS I AM !
*apa sih ja?
Peluh membalur tubuh saya. Ditambah seragam tentara yang amat panas ! Sempoyongan ! Capek BUUUUAAAAANGGGEEEEETTTT !!!!!!!!!!!!!!
I WAS GOING TO FAINT !!!
Peristiwa 5
Rapi-rapi bawaan ke dalam barak - kamar tidur -.
Kembali lagi ke lapangan.
Latihan PBB dikit.
Cowok sama cewe di pisah barisannya.
Masing-masing kelompok ini dipimpin oleh beberapa TNI tersebut.
Kami semua duduk leyeh-leyeh di tempat yang adem.
Cerita-cerita dikit sambil cekakak cekikik.
Sebuah petuah yang saya pungut:
"Harus solid! Kalo satu orang tidak bawa topi, maka semua juga harus lepas topik. KITA HARUS KOMPAK!"
Peristiwa 6
Makan siang paling sadis dalam hidup kami!
Bukan disuruh memakan bangkai!
Bukan disuruh makan tanpa tangan!
Bukan disuruh makan yang macem-macem!
Tapi sambil makan!!!!!!!!
"MAKAN YANG CEPAT! JANGAN LAMA-LAMA! CEPAT TELAN NASINYA! DISURUH MAKAN SAJA LAMA BETUL! BAYANGKAN PETANI YANG MEMANEN BERAS SETELAH 4 BULAN! INI DISURUH MAKAN CEPAT SAJA TIDAK BISA! TINGGAL NIKMATIN SAJA LAMA! ORANG-ORANG DI LUAR SANA TIDAK MAKAN! TAPI INI YANG ADA MAKANAN TIDAK SANGGUP MENGHABISKAN! TIDAK SELAMANYA KITAKAN HIDUP DI ATAS! HARUS MERASAKAN HIDUP SUSAH JUGA KAN! DALAM HITUNGAN SEPELUH HARUS SUDAH SELESAI! TELAN NASINYA CEPAT PAKAI AIR MINUM! DORONG NASINYA! DORONG! HABISKAN SEMUANYA! KALAU SAYA LIAT NASINYA BERCECERAN DI TANAH, SAYA SURUH JILAT PAKAI MULUT! KALAU TIDAK HABIS, BUAT DIMAKAN NANTI SORE! KALAU TIDAK HABIS LAGI, BUAT BESOK!"
Ya Allah, cobaan berat apalagi ini...
Mana nasinya banyak banget lagi - porsi kuli! - lauknya sih lumayan enak; ikan mas goreng, kentang balado, sayur capcay, tempe, mentimun, dan jeruk. Lauknya untung ga yang aneh-aneh. Tapi sumpah, perut saya ga kuat. Rasanya kayak Jakarta 50 tahun kedepan, PENUH !
Yang cewek merah membara matanya, bulir-bulir air mata berlinang menganak sungai di pipi mereka -nangis bombai-. "Oh wanita-wanita, ku pinjamkan bahu ku untuk melepaskan laramu. . . menangislah dipelukanku. . ." *(CIIIIIIIAAAAAAAAAAATTTTTTTT. . . . . . .! ! ! ! ! ! ! ! ! ! PLAK ! ! ! ! !)
Sebuah tragedi terjadi disini. Reina marah kepada semua monster tersebut. Amukannya memecah kehikmatan santap siang kami *apanya yang hikmat sih ja?
Pertama kalinya saya melihat ketegangan amuk antara Reina versus Monster Tentara tersebut. Reina tak kuat menahan derai air matanya. Api kemarahannya membakar amarah para monster. Yang lainnya hanya diam. Terpaku akan makanan yang harus dihabiskan ini. Sementara mereka saling beradu lidah, guru yang lain menenangkan Reina. Dan saya pun tidak kehilangan semangat untuk menghabiskan makanan karena tidak mau auman yang sama dari para monster bila makanan saya tidak habis jatuh ke saya.
Peristiwa 7
Setelah santap siang yang tegang, kini acara beralih ke salat Zuhur. Setelah salat kami melakukan latihan PBB di ruang terbuka bertudung. Setelah itu banyak aktivitas linguistik kami telan -menjadi pendengar yang baik!-.
Kalau tidak salah, mentor kali itu adalah salah satu monster bernama Ridwan. Ya!
Dari mulai saat itu, kami benar-benar dibuat yakin bahwa mereka sebenarnya bukan monster sejahad yang kami sangka sebelumnya.
Mereka bisa tertawa; bercanda; dan mebuat bahak tawa di wajah kami yang sebelumnya lecak diremas OMELAN.
Ridwan menyuguhkan presentasi tentang -saya ga ngerti dia ngomong apa-. Lalu menceritakan biodatanya. Ya! Kami tertawa riang setiap episodenya. Dan beranjak ke komunikasi Alternating Current! Now was our turn for speech; TENTANG CITA-CITA DAN KEMAUAN!!!
Yep!
Satu persatu kami maju untuk menceritakan itu semua. Dan decak tawa pun tak hentinya megoreskan riang pada kami. Saya tidak mengingat semua impian teman saya, hanya beberapa. Antara lain:
Rizki yang katanya mau jadi ustad!
*saya ngakak pas denger.
Fathiyah yang mau jadi penulis best seller plus meneger tim sepak bola! ! !
*saya juga ketawa.
Lala yang mau jadi dokter ahli bedah!
*buseh! Itu kan susah banget la! "Anak kecil dengan impian yang besar!"
Siti yang mau jadi dokter Hydrocephalus! ! !
*sumpah, saya ga kebayang, "Kok ada ya yang mau jadi dokter begituan?" dokter yang mulia!
Bayu yang mau bikin restoran karena dia bilang dia doyan makan!
*saya ngakak juga! Emang ya kalo orang gendut ga jauh-jauh dari makanan!
Reina yang mau mendedikasikan hidupnya dalam menyumbangkan ilmu ke dunia teknologi.
*dasar! di rumah makanannya tetikus melulu sih!
Banyak lagi impian teman-teman saya yang lain. Yang cewe-cewe rata-rata pada mau jadi designer. Dan rata-rata kemauan kita semua adalah:
*cerita akan berlanjut ke posting berikutnya....