Selamat Menapaki Daerah Kekuasaan Emosi saya..!!!

April 27, 2010

untuk apa sekolah?

apa yang kita rasakan kalau harus terus-terusan belajar berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun hanya demi mandapatkan secarik surat tanda tamat belajar ?

pasti capek!!!

apalagi demi mendapatkannya kita harus melewati yang namanya COBAAN, RINTANGAN, dan UJIAN, baik ulangan harian biasa, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan nasional. Semua itu seakan ga adil banget kan buat kita?, masa udah belajar satu bab selama satu, dua, tiga minggu hanya di tentuin selama satu jam aja, udah belajar enam bulan cuma ditentuin satu minggu, dan udah belajar enam tahun-untuk SD-/tiga tahun-untuk SMP dan SMA cuma ditentukan hanya satu pekan juga!!!

pastinya banyak bangetkan ilmu yang terbuang percuma yang ga dipake di 50 biji soal ujian yang ga adil ini
-padahal udah ga kehitung kita makan berapa biji soal selama duduk manis di bangku sekolah kesayaan kita yang selalu menemani kita disaat-saat kita sedang malas, capek, lelah, bosan, gundah, bingung untuk mencerna bulir-bulir ilmu yang dikucurkan dari bibir sang pahlawan tanpa tanda jasa yang seakan tidak pernah keram untuk menjelaskan setiap pelajaran hanya demi kita...demi kita...demi kita...!!!-

kemudian kemubaziran ilmu itu sendiri pun menjadi aspek ruang lingkup lingkaran perdebatan gonjang-ganjing terhadap apa kepatutan kita belajar di sekolah...?
maksudnya...
contoh...
>dibangku SD kita pernah belajar simetri lipat, simetri putar, dan teman-temannya...
>dibangku SMP kita pernah belajar persamaan garis dan sobat-sobatnya...
>dibangku SMA kita pernah belajar persamaan lingkaran dan karib-karibnya...

lalu pertanyaan:
>APAKAH ILMU ITU BERGUNA UNTUK KEHIDUPAN KITA?
>APAKAH KITA MENGGUNKAN JENIS-JENIS SIMETRI UNTUK MEMBEDA-BEDAKAN SAHABAT?
>APAKAH KITA MENGGUNAKAN PERSAMAAN GARIS UNTUK MENENTUKAN GRADIEN SIKAP DALAM KEHIDUPAN?
>APAKAH KITA MENGGUNAKAN PERSAMAAN LINGKARAN UNTUK MENENTUKAN PUSAT DAN JARI-JARI MASA DEPAN KITA?

sungguh sangat tidak berguna!!
sekali lagi, hanya bermanfaat demi mandapatkan secarik surat tanda tamat belajar...

kalau ditarik benang merah, mungkin ilmu-ilmu akan mulai berguna di kala SMA. Kenapa?
karena masa SMA adalah anak tangga yang menghubungkan anak tangga terakhir dalam jenjang pendidikan, atau Universitas.
ilmu pelajaran yang kita dapatkan di Universitas pastinya lebih bermanfaat untuk kita, karena selepas itu kita akan memulai masa tersulit kita, yakni bekerja, dan pekerjaan itu menggunakan cara-cara yang sudah kita dapatkan di masa kuliah kita tersebut.
dan kaitannya dengan SMA adalah karena ijazah SMA merupakan jembatan menuju Universitas. Tanpa ijazah SMA kita tidak akan duduk di bangku Universitas.

...

...mmh?...

...mmmmmhhh?...


aha!!!

akhirnya saya bisa menyimpulkannya...

tidak ada ilmu yang tidak berguna!!!
tidak ada ULANGAN yang sia-sia!!!

kenapa?

dari mulai TK kita harus belajar dengan sungguh-sungguh demi mendapatkan ijazah TK agar kita bisa masuk tingkat SD. Di SD pun kita juga harus sungguh-sungguh demi mendapatkan ijazah SD agar kita bisa masuk tingkat SMP. Di SMP pun demikian agar kita bisa masuk SMA.

Nah, ga ada yang sia-sia kan ?...

oleh karena itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh dari sekarang biar kita bisa terus sekolah. Kalo kita ga sekolah, kita ga akan bisa menghitung, membaca, menulis, bersosialisasi, belajar bersama, dan mendapatkan ilmu yang tidak mungkin kita dapatkan di luar sekolah. Ilmu itu tidak lain dan tidak bukan adalah ilmu yang sudah saya bilang tidak berguna lagi di atas...

kalo kita menganggap sekolah itu ga penting, sekolah itu ga guna, cuma buang-buang waktu, coba deh kamu putus sekolah dari sekarang, coba kamu ngelamar di perusahaan, pasti kamu ga akan diterima karena kamu masih dibawah umur-hehe- bukan maksudnya karena kamu tidak punya ijazah, kamu tidak bersekolah, dan tidak berpendidikan.

jadi, sekolah manfaatnya besar banget kan?

bisa mengantarkan kamu ke cita-cita mu yang paling tinggi!!!
insya Allah...

April 26, 2010

macan tutul...aumrgh...!!! part 1

akhir-akhir ini terasa ada yang aneh ga?

coba keluar rumah sekarang juga -semoga cuaca lagi ga hujan-
rasakan atmosfer di sekililing kita lewat celah-celah sel kulit kita, rasakan itu sampai sentuhannya menyentuh sel-sel saraf...
apa yang Anda rasakan?

pasti panas...


kan?

secara ilmu pengetahuan banyak alasannya, seperti
posisi matahari yang menuju ke tengah-tengah katulistiwa sehingga panasnya langsung nyorot kita;

ada juga global warming yang makin parah;

atau badai matahari yang sudah mulai terjadi dari akhir-akhir ini....

namun satu jawaban yang menyatukan jawaban-jawaban diatas, menyatukan pendapat kita bersama, menyatukan pikiran saintis, menyatukan pandangan ahli filsuf, menyatukan pendapat orang awam, menyatukan cinta, menyatukan kasih sayang, menyatukan kepedihan, menyatukan keharuan , menyatukan tawa, menyatukan tangis, menyatukan tua, menyatukan muda, menyatukan kaya, menyatukan miskin,.........., menyatukan keberagaman kita!!!!,

BHINEKA TUNGGAL IKA !!!!!

ya, ini menyatukan saya dan seikat teman-teman saya di sekolah saya, jawaban itu adalah:

KARENA TELAH KAMI SADARI BAHWA PENGHUNI NERAKA YANG MERUPAKAN CIKAL BAKAL NERAKA ITU MENJADI SANGAT PANAS --ADALAH KARENA MAKHLUK TERSEBUT TERNYATA SUDAH LEPAS DARI NERAKA DAN BERTEMPAT TINGGAL DI BUMI SEKALIGUS BERSEKOLAH DI SEKOLAH SAYA!!!!

sesosok makhluk itu merupakan satu-satunya di jagad raya ini, kehidupannya sudah diambang kepunahan namun tidak ada satu pun yang mau menyelamatkannya, dia adalah sosok yang menyebalkan, menjengkelkan, menyeramkan, dan sekaligus menjijikan, sosok itu adalah makhluk yang sama pada postingan saya sebelum ini....

ya, mengapa saya sebegitu kesalnya pada orang itu?
itu karena dia seperti hewan yang kepala kanannya kelinci namun kepala samping kirinya buaya...
terkadang dia baik---kebaikannya tidak usah saya sebutkan, cukup saya yang tahu..seperti postingan sebelumnya saja, dia tidak punya kebaikan---namun dia juga nyebelin.
nyebelin apanya?

coba deh kalo kita ngobrol sama seseorang, pas lagi serius, eh dia malah motong-motong ga jelas yang bener-bener nyebelin, udah gitu sok ngatur-ngatur kayak dirinya udah teratur, sok berkuasa, sok paling sempurna, sok paling segala-galanya!!!

padahal muka sampe badanya aja kayak macan tutul...

dasar orang ngeselin!!!!

April 20, 2010

sesosok makhluk tanpa kebaikan...!!!!

duh...
hari-hari terakhir ini udah jarang nge-post lagi...

yaudah mending ceritain sesosok makhluk yang menyerupai manusia tetapi saya dan segelintir teman-teman saya tidak beranggapan kalau dia manusia sama sekali meski aslinya dia memang manusia biasa seperti kita namun dengan-bla-bla-bla-



oke lanjut ke topik pembicaraan yang mungkin lebih tepat disebut pergunjingan(?)

sekolah di salah satu sekolah menengah umum swasta dan memegang embel-embel murid beasiswa membuat gue agak sedikit terbebani. why?
karena gue dituntut untuk selalu bisa menjadi nomor satu -tuntutan itu sih lahir dari hati nurani dan lubuk sanubari gue yang paling terdalam yang dalamnya melebihi palung mariana-.
oke, itu bukan bagian pentingnya...

bagian pentingnya adalah tentang teman-teman saya disana..

sekolah kecil ini dikelilingi oleh segelintir siswa yang pandai teknologi. Sebagian besar dari mereka memilki gadget idola mereka masing-masing , khususnya sekelompok besar kaum Adam yang membentuk forum duelis tekken 6 di PSP mereka masing-masing. Meski tidak semua dari komplotan itu memilki PSP tapi semua bahak tawa mereka tetap menyatu dalam video game yang hampir terjamah di seluruh telinga anak-anak dan remaja di seluruh belahan dunia.

tetapi sekali lagi bukan itu inti pergunjingan kita...

saya lebih ingin menerangkan karakteristik dari teman-teman saya tersebut. Meski jumlahnya bisa dihitung dengan jari- sekitar 8-10 ekor- tetapi mereka memiliki karakteristik yang hampir serupa -alah...kirain banyak!!!-
serupa apanya?
serupa untuk menjauhi atau lebih tepatnya mengotorkan sesuatu-seseorang- dari mereka sekotor-kotornya makhluk yang pernah diciptakan Allah, menghina-hinakan orang tersebut sehina-hinanya makhluk yang pernah ada, dan memburuk-buruk dia seakan-akan dia sumber dari segala keburukan!!!!
sebut saja orang itu dengan ' I '-bukan inisial asli-. Lebih dahulu, mungkin saya akan menyebutkan beberapa sifat-sifat terpuji dia yang wajib kita contoh sebagai bekal hidup di dunia dan akhirat :
1. (apa ya?)
2. (bentar-bentar, pikirin dulu)
3. (mmm?)
4. (mmmmmmmmmmmm?)
5. (duh, kok belum tahu juga )
6. (apa yah?)
7. (apaan sih?)
8. ( kok ga ada)
9. ( ga da sifat baiknya atau emang gue lupa)
10. (kayaknya gue bener-bener lupa deh)
11. (ah ingetan gue masih kinclong kok)
12. (ga mungkin gue lupa)
13. ( ga mungkin)
14. (berarti emang ga dong sifat baik dia)
15. (ia deh kayaknya ga ada)
16. (bentar, pikirin lagi)
17. (mmm?)
18. ( ah pusing!!)
19. (emang ga ada!!)

20. (ga ada sifat baiknya!!!!!)


sekarang kesifat buruknya :

1. suka bikin hipotesis ga jelas!!!
2. berisik banget kalo ngomong!!!
3. pandai mengeluh!!!
.
.
.
.
.
.

100. suka nyolong alias klepto!!!
.
.
.
.
.

1000. seneng menghina orang lain padahal dirinya aja udah terhina!!!
.
.
.

10.000. SELALU NEMPEL !!! padahal orang yang ditempel dia itu jijik dan benar-benar jijik sama dia!!!
.
.
.

AH TERLALU BANYAK....!!!!!!!!!

April 07, 2010

apakah saya masuk ke lorong waktu???

siapa yang tidak pernah dengar lorong waktu...?
apakah Anda tidak pernah dengar dan tidak pernah tahu?

oke, saya akan jelaskan secara singkat. Lorong waktu adalah sebuah istilah yang sering digunakan orang awam bahkan saintis sekali pun untuk menggambarkan sebuah dimensi waktu. Dalam kehidupan nyata, kita mengenal dua dimensi, yang pertama dimensi ruang, dan yang kedua dimensi waktu. Kedua dimensi itu menyatu sehingga lahirlah dimensi yang menjadi tempat tinggal kita sekarang ini. Dimensi waktu adalah sebuah ruang waktu dimana tidak ada yang dapat menggambarkan secara detail dimana ruang itu berada, saya pernah baca secara singkat, bahwa kita bisa masuk kesana dengan menggunakan kendaraan yang kecepatannya minimumnya 300.000 kilometer/detik...setara dengan kecepatan cahaya... Nah, kalo kita udah sampe di dimensi waktu atau lorong waktu itu, huh, kita bisa ngelakuin apa aja. Kita bisa kembali kemasa lalu atau kemasa depan tanpa harus jadi tua atau jadi muda lagi, bisa juga cepetin atau ngelamain waktu...

enakkan kalo udah sampe disana...

buat temen-temen yang lain, jangan berkecil hati dulu kalo ga punya kendaraan secepat itu karena kita bisa masuk kesana secara kebetulan, contohnya Ashabul Kahfi yang tertidur 300 tahun dalam gua dan dirinya masih bisa hidup setelah menempuh waktu selama itu, saat dia bangun, anjing penjaganyanya aja udah jadi tulang belulang dan ia baru sadar saat ia mulai merasa lapar, dengan uang yang ia punya, ia mencoba beli makanan dan pelayannya kaget kalo uang mereka itu kan uang 300 tahun yang lalu...
kalo mau yang secara tidak kebetulan, contohnya Nabi Muhammad SAW yang isra' mi'raj pake Buraq yang merupakan kendaraan tercanggih dari surga yang katanya secepat kilat, kilatkan cahaya juga, ya kecepatanya berarti juga secepat cahaya,,,nah, Nabi itu naik kelangit sampe ketingkat yang tertinggi hanya dalam waktu semalaman, keliling bumi aja yang udah luas dan udah diketahui kelilingnya aja ga bisa satu malem nyampe lagi, tapi langit yang maha luas bisa sampe keujungnya hanya dalam waktu semalaman,subhanallah...

lalu apa hubungannya dengan saya? dengan judul yang saya tulis diatas?

ya,
kemarin tanggal 7 april 2010, waktu berjalan sangat lambat!!!

ceritanya mulai saat bel pulang sekolah berbunyi...
saya memutuskan untuk tidak langsung pulang melainkan main komputer dulu di lab sekolah dan memutuskan pulang bareng pelayan sekolah seperti biasa,, bel pulang kurang lebih setengah tiga. Saya berani untuk pulang lebih lambat karena berharap langit sore akan bersahabat dengan saya.
Tetapi tidak, setelah menghabiskan setengah jam di lab, langit menangis dan menjerit sangat dahsyat sehingga saya sangat menyesal karena sudah memutuskan pulang lebih lambat.
Hampir jam empat sore adalah waktu terakhir saya di lab, saya memutuskan untuk keluar dan menunggu langit tersenyum lagi. Setelah mulai terhapus air mata sang langit, saya masih tetap disekolah menunggu barengan saya karena saya berfikir percuma untuk pulang sekarang, sudah keburu jadi bubur, nasi yang saya masak...
Barengan saya belum langsung pulang, saya pun masih setia menunggu lama untuknya. Hingga langit menangis kembali lebih lebat dari sebelumnya. Saya menunggu di pelataran parkir yang sudah diatapi dan disediakan cukup kursi sebagai tempat duduk dan ruang tunggu sementara langit masih menangis bahkan meronta-ronta, ya, angin atau lebih dekat dengan badai terjadi menghempas-hempaskan deburannya dihadapanku dan beberapa sosok lain yang ikut hadir diruang tunggu yang outdoor.
Saya betul-betul menyesal untuk kedua kalinya, seharusnya saya memanfaatkan waktu saat langit mereda tadi untuk pulang bukan masih setia menunggu.
Hingga akhirnya waktu penantian menunggu hujan badai ini sampai juga. Setelah menunggu sangat lama dan kedinginan, saya akhirnya pulang jua bersama barengan saya. Saya tidak tahu sudah menunggu selama apa karena saya tidak membawa alat penunjuk jam, waktu yang menjadi patokan saya hanya jam dinding di ruang lab komputer tadi, waktu terakhir saya melihat jam adalah jam empat sore. Saya hanya mengira-ira sudah menunggu lebih dari satu jam.
Perjalan pulang pun dimulai dan saya masih buta waktu. Diperjalan pulang, saya mengetahui kejadian yang -saya tidak bisa mendeskripsikannya, semua perasaan menyatu-. Ya, masih dalam satu kawasan, kurang lebih 2 km dari sekolah saya yang lumayan dekat ternyata disana langit masih tertawa, belum terjadi hujan, tanda-tanda telah terjadi hujan pun tidak ada, hanya langit yang menguning keabuan akibat pendaran cahaya mentari yang membias dengan awan hujan yang masih menggerayangi langit didekat sekolah saya!!! Saya bingung harus biacara apa...
Selama perjalanan pun, pastinya saya telah menghabiskan banyak waktu. Sekolah dengan rumah sangat jauh. Biasanya jika berangkat dan pulang sekolah butuh waktu kurang lebih 45 menit sampai satu jam. Oleh karena itu, bisa Anda bayangkan kan waktu yang saya butuhkan untuk sampai dirumah dari sekolah. Sekarang, akhirnya saya sampai di rumah dan langit masih menguning kecut di badan langit rumah saya.

Kalau di hitung secara kasar dari cerita saya diatas, sekarang adalah pukul=

16.00 keluar dari lab komputer
01.00 menunggu hujan
01.00 perjalanan pulang +
18.00 saya sampai dirumah...

tetapi, saya benar-benar kaget setelah sampai di rumah...
kenapa?
kenapa?
kenapa?
kerena jam di hand phone saya menunjukan pukul 17.10...!!!!!!!!

saya pun terperanjat heran dan langsung meyakinkan dengan melihat jam di televisi karena jam di televisi pasti akurat. Sangat tidak mungkin perkiraan saya bergeser begitu jauh sampai 5o menit lamanya. Namun, jam di televisi membuat saya dua kali terperanjat dan sedikit, secuil, seemprit meredam rasa kaget saya sebelumnya, jam di televisi menunjukan pukul 17.14...

lalu apa?
apa saya sudah masuk ke lorong waktu?

April 06, 2010

kenapa sih malas baca???

hai sobat...!!!
berapa buku sih yang menjadi porsi makan Anda satu harinya???
tiga buku?
dua buku?
satu buku?
atau lebih dari itu?

atau bahkan tidak satu pun sama sekali??

kalau begitu, Anda suka beli koran?
atau malah berlangganan?
lalu berapa halaman yang anda baca di koran tiap harinya?
semua?
setengah?
hanya bagian depan?
hanya bagian yang menarik?
hanya judul-judul beritanya?

atau malah Anda membaca dua koran bermerek dagang berbeda tiap harinya?
atau pun bahkan Anda tidak pernah beli koran? dan hanya membaca koran yang sudah jadi bungkus cabe yang biasa Anda beli di tukang sayur???

huhh...

tenang...

masih ada pilihan lain,
...
majalah...!!!!!


oke...Anda suka beli majalah dan berlangganan?
ataupun mungkin sering pinjam?
lalu apakah Anda selalu membaca isi majalah itu sampai habis?
setengahnya mungkin?
bagian pentingnya saja?
bagian yang hanya Anda suka saja?
atau hanya baca judul-judulnya saja?

oh, mungkin Anda lebih dari itu !, Anda membaca sampai habis lebih dari satu majalah bermerek dagang berbeda yang selalu menjadi langganan Anda?!!
tapi, apakah Anda lebih buruk dari itu, Anda tidak pernah berlangganan, membeli, ataupun meminjam apalagi membaca majalah?
atau pun Anda tidak tahu apa itu majalah?!!!

huhh...

pilihan lain...
ya...

novel...!!!

banyak sekali bakat menulis orang di luar kita yang sudah memiliki satu dan lebih buku karyanya sendiri...mungkin juga Anda...

lalu, bagaimana dengan novel?
Anda suka membacanya?
berapa novel yang sudah Anda lahap selama Anda hidup?
jumlah jari satu tangan?
dua tangan?
dua tangan plus satu kaki?
atau seluruh jari Anda?
atau lebih dari itu hingga jari-jari Anda bahkan Anda sendiri sudah tak bisa lagi menghitung jumlah novel yang pernah Anda baca? hingga Anda hanya bisa mengibaratkannya sebanyak helai rambut Anda?!!!
namun, apakah Anda tidak pernah membaca novel dan parahnya tidak tahu apa itu novel?!!!


huh...
ya sudah...
jangan berkecil hati dulu...
masih banyak bacaan lain di dunia ini...


masih ada cerpen...!!!

bagaimana dengan cerpen?

atau, komik...!!!

ya, kalau komik bagaimana?

kalo gitu baca diinternet gimana?

suka baca berita on-line atau baca artikel di situs-situs penyedia jasa ilmu pengetahuan (bukan situs yang ga bener!)?

atau bacaan lain, bacaan yang paling utama, bacaan yang harus kita amalakan isinya, tidak hanya dimengerti atau rutin dibaca saja...!!!!

ya...!!!

kitab suci Anda...!!!!!!!!!!!!

bagaimana dengan yang ini...???

Anda pasti tidak bisa mengelak lagi...!!!


tapi...????

apakah Anda juga masih bisa mengelak??

(...semoga tidak...)

kalau Anda masih bisa mengelak, saya tidak tahu Anda orang yang seperti apa...

apakah Anda masih lebih baik dari seekor binatang, seekor...kucing kampung yang gemar merompak ikan basah, seekor babi yang pemalas dan jelek, seekor ayam jago yang senang berganti-ganti pasangan, sehingga telur yang sering kita makan tidak pasti kita ketahui siapa ayahnya...
dan apakah Anda lebih buruk dari itu....!!!
saya tidak bisa menjawabnya...karena saya bukan peramal...!


oke...


saya rasa wawancara dan khutbah saya sudah selesai, kembali kemasalah yang sebenarnya saya akan bicarakan...
membaca...

ya, 'membaca', tersusun dari 7 huruf alfabet Indonesia, terdiri dari 3 huruf vokal dan 4 huruf konsonan, terdapat 2 pasang huruf yang sama, kata ini berasal dari kata 'baca' lalu ditambah dengan imbuhan me- yang teradaptasi dengan kata 'baca' sehingga berubah menjadi mem-, merupakan kata kerja yang berarti menerjemahkan setiap kata-kata berupa tulisan sehingga dapat diambil maksud yang merupakan infomasi atau hal lainnya dari susunan kata-kata tersebut, (bla...bla...bla...)
( ga penting )

oke...
sekarang,
apa sih yang membuat kita terkadang malas buat mem-ba-ca?
apa...
1.) ga ada bacaan yang menarik buat dibaca?
2.) ga punya waktu lebih untuk membaca?
3.) ga ada tempat yang nyaman buat baca?
4.) ga bisa nahan nafsu buat cepet selesai pas baca, sehingga jadi keburu bosen baca?
5.) ga punya uang buat beli buku yang bisa dibaca?
atau
6.) ga bisa baca?

aduh...

hey sobat-sobatku yang selama ini tersesat ke dalam rimba kenistaan, kembalilah kau kejalan lurus nan terang benderang...(?)

ya, buat Anda-Anda sekalian, saya cuma mau himbau, kalau membaca itu indah...lebih indah dari seluruh lukisan yang pernah diciptakan di dunia ini...!!!
ya, buktinya, apa yang membuat orang tidak tahu menjadi tahu, lebih tahu hingga dia menjadi pintar, lebih pintar hingga dia menjadi cerdas...semua itu sebagian besar diisi oleh membaca, sisanya dari pendidik, dan sisanya lagi dari lingkungan tempat ia belajar...

saya pernah dengar, katanya orang yang sukses adalah orang yang mengetahui sesuatu yang tidak diketahui orang lain...

ya, bisa tahu karena ilmu, karena wawasan yang luas...dan kunci agar wawasan menjadi seluas langit adalah dengan membaca...

orang lain pernah bilang, katanya tidak semuanya bisa dibeli dengan uang, tetapi hanya ilmu sajalah yang bisa membeli segalanya...

banyak loh rentetatan kebaikan dari ilmu, salah satunya orang yang berilmu sebagian besar presentase menunjukan kalau ia akan bernasib baik di masa depan,
sudah gitu, ilmu menunjukan tingkat kecerdasan seseorang, semakin banyak ilmunya, semakin cerdas orangnya, dan semakin cerdas orangnya, semakin ia dipandang baik dimata masyarakat,
dan masih banyak lagi...

lalu, ilmu itu sendiri sebagian besar hanya bisa didapat lewat membaca meski tidak menutup kemungkinan dari cara lain, namun apa salahnya kita juga membaca sehingga semakin kaya raya kita dikelilingi ilmu...

tapi semua itu harus tetap digaris bawahi bahwa ilmu yang kita dapat juga ilmu yang baik bahkan dari cara mendapatkan ilmu itu pun juga harus dari jalan yang halal agar ilmu itu sendiri lebih berguna untuk diamalkan...tambah lagi, jangan pelit!!!jangan sombong!!!jangan takabur!!!
didunia ini Allah itu baru mengucurkan setetes saja ilmu, sedangakan ilmu yang dimilki Allah banyaknya adalah seluas samudra...(kata guru agama saya)

oke...

sakali lagi pesan saya, mulai sekarang jangan males baca ya....semakin Anda rutin untuk membaca Anda akan semakin cerdas...
itu kata guru biologi saya, katanya sel otak itu bisa mati hanya karena jarang membaca....!!!